Kamis, 8 Oktober 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas
Ekonomi2 mnt

Cadangan devisa September 146,3 miliar dolar AS, dari 146,5 miliar pada Agustus

Setara 5,3 bulan impor, atau 5,2 bulan impor plus utang pemerintah. Di atas patokan tiga bulan. BI menyebut utang jatuh tempo dan stabilisasi rupiah di satu sisi, pinjaman serta pajak di sisi lain.

Citra Lestari · Rabu, 7 Oktober 2026 · 12.10 WIB · 29 rb pembaca

JAKARTA — Bank Indonesia, Rabu, melaporkan cadangan devisa akhir September 146,3 miliar dolar AS. Akhir Agustus: 146,5 miliar. Siaran pers No.28/214/DKom. Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso mengatakan posisi itu dipengaruhi penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri yang jatuh tempo dan stabilisasi rupiah.

BI menaruh cadangan itu setara 5,3 bulan impor, atau 5,2 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah. Patokan kecukupan yang disebut: sekitar 3 bulan impor. Turun 0,2 miliar dolar bukan kalimat bahwa cadangan tidak cukup. Itu kalimat BI, dan kami tidak menambahnya.

Yang bukan

Ini posisi akhir September, dirilis 7 Oktober, bukan perkiraan Oktober.

Breakout menyusun berita ini dari siaran pers Bank Indonesia dan laporan ANTARA. Foto: ruang kas kosong, rekonstruksi redaksi.

Terkait