Oman tunda pembicaraan Hormuz dengan Iran dan negara Teluk
Muscat: ditunda demi konsensus. Teheran: permintaan negara kawasan, keputusan bersama dengan Oman. Selat tetap macet, minyak di atas US$100.
M. Iqbal Hakim · Senin, 14 September 2026 · 10.20 WIB · 154 rb pembaca

MUSCAT — Pembicaraan Selat Hormuz ditunda. Oman menyebut kepentingan konsensus. Kementerian luar Iran: penundaan atas permintaan sejumlah negara kawasan, keputusan bersama Teheran dan Muscat. Yang tidak ditunda: selat yang hampir sepi dan harga minyak di atas US$100.
Pertemuan itu direncanakan merapatkan Iran dan negara Teluk soal jalur yang menahan seperlima minyak dunia sebelum perang. Bahrain sempat disebut tidak hadir di rencana awal. Siapa yang minta tunda: Oman tidak merinci di rilis yang kami pegang.
Yang sampai ke Jakarta
Rupiah Senin pagi Rp17.605 per dolar, menguat tipis. Analis tetap menunjuk inflasi AS dan minyak. Breakout tidak menulis pembicaraan Hormuz sebagai gencatan. Yang kami tulis: ditunda, oleh siapa, dan selat belum dibuka.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka Al Jazeera. Klaim "demi konsensus" adalah bahasa Muscat, bukan bukti bahwa meja akan kembali minggu ini.



