Virgo hari keempat: 23 armada, 1.000 personel, 129 masih hilang, penyelaman tertahan cuaca
Boeing TNI AU masuk. 114 sudah di Banjarmasin: 108 selamat, 6 meninggal. Lambung terbalik bergeser 1,6 mil. Gelombang menghambat penyelam.
Larasati Wijaya · Rabu, 16 September 2026 · 00.07 WIB · 393 rb pembaca

MASALEMBO — Hari keempat. Basarnas mengerahkan 23 armada udara dan laut, lebih dari 1.000 personel. Unsur udara naik dari lima menjadi enam: helikopter Basarnas, AS-365 Polri, CN-235 TNI AL, Panther TNI AL, Cessna 208 BNPB, plus Boeing TNI AU. Laut: 17 kapal, termasuk KN SAR Laksmana, Wisanggeni, Kamajaya, Permadi, KRI Nala, KRI Pulau Fani.
Sampai Selasa 22.00 WITA: 114 orang sudah di Banjarmasin — 108 selamat, 6 meninggal. 129 dari 243 masih hilang. Kepala Basarnas Mohammad Syafii: penyelaman adalah sasaran utama hari ketiga, tapi cuaca belum mengizinkan tiga tim penyelam turun dengan aman. Lambung terbalik bergeser 1,6 mil laut. Ruang kosong di dalam badan kapal bisa menggeser lagi. Kedalaman sekitar 30 meter.
Yang kami pegang
Panjang lebih dari 110 meter, lebar lebih dari 21, berat kosong lebih dari 4.200 ton. Kemenhub menyiarkan Notice to Mariners ke kapal di sekitar lokasi. Nama tidak kami tayangkan. Yang kami tayangkan: jumlah armada, jumlah yang masih dicari, dan mengapa penyelam belum masuk.
Kalau kita memaksakan masuk, membuka salah satu sekat mengubah tekanan. Itu membahayakan.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka posko Basarnas, CNN Indonesia, dan The Jakarta Post. Foto: rekonstruksi redaksi, bukan foto kantor berita.



