Sabtu, 12 September 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas
TerpanasPolitik2 mnt

Elektabilitas Prabowo turun ke 51 persen, kontestan 2029 sudah pemanasan

Dari 81,2 persen November lalu ke 51,1 persen pada Juli. AHY mulai bicara ekonomi dan demokrasi. Jokowi tur ke daerah — analis membacanya sebagai peta untuk Gibran.

Larasati Wijaya · Jumat, 11 September 2026 · 10.08 WIB · 199 rb pembaca

JAKARTA — Pemilu presiden masih tiga tahun lagi. Pemanasan sudah dimulai. Angka yang memicu gerakan itu bukan jajak caleg, melainkan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto: 81,2 persen pada November tahun lalu, 51,1 persen pada Juli. Turun di ekonomi, politik, dan penegakan hukum — tiga lapangan yang biasanya cukup untuk membuka pintu oposisi di koalisi sendiri.

Menteri infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, yang juga ketua Partai Demokrat, menyampaikan catatan yang dibaca banyak politisi sebagai kritik tidak langsung. Istana, dalam pidato terpisah, justru memuji komitmen Demokrat pada pemerintahan.

Yang bergerak di luar Senayan

Joko Widodo, yang konstitusi larang maju lagi, melakukan tur daerah. Analis yang diwawancarai Jakarta Post membacanya sebagai kerja mesin untuk putra sulungnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka. Gibran belum mengumumkan apa pun. Mesin tidak butuh pengumuman untuk mulai berputar.

Kilat tidak meramal 2029. Yang kami catat hari ini: angka 51 persen sudah cukup untuk membuat orang-orang berani mengucapkan kalimat yang setahun lalu mereka simpan. Sumber utama: The Jakarta Post, 10–11 September 2026.

Terkait