Trump menolak rencana tujuh hari Iran untuk membuka Hormuz; Teheran bilang penolakan belum sampai lewat mediator
Usulan dikirim lewat Qatar. Trump menolak Sabtu. Araghchi: mediator belum menyampaikan penolakan resmi. Pembicaraan baru disebut bisa mulai pekan ini.
M. Iqbal Hakim · Senin, 28 September 2026 · 08.20 WIB · 151 rb pembaca

WASHINGTON — Donald Trump menolak usulan Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam tujuh hari. Ia mengatakannya kepada wartawan pada Sabtu. Iran, Minggu, tetap bilang hanya diplomasi yang bisa mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan rencana itu dikirim ke Washington lewat mediator Qatar. Syarat di pihak Amerika, menurut duta besar AS untuk PBB Mike Waltz di CNN, termasuk pencabutan sanksi dan akses ke aset yang dibekukan. Waltz: mereka minta semuanya di muka. Trump, dikutip Axios pada Minggu, mengatakan Iran ingin kesepakatan, tetapi bukan kesepakatan yang ia inginkan. Dua sumber regional mengatakan ke Axios bahwa putaran pembicaraan tidak langsung bisa mulai seawal Senin.
Yang belum resmi
Araghchi mengatakan mediator belum menyampaikan penolakan Amerika secara resmi. Ia hanya mencatat reaksi awal. Breakout tidak menulis selat sudah dibuka, dan tidak menulis jumlah aset yang dibekukan di luar kalimat Waltz.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka Reuters dan dpa. Foto: alur laut, rekonstruksi redaksi.



