IRGC klaim tembak kapal tak berawak AS di Hormuz, minyak menembus US$100
Dua kapal kena di lepas Oman. Trump bilang perang AS–Iran berhenti setelah midterms. Rupiah pagi ini Rp17.585 per dolar. Diesel AS pertama kali di atas US$6.
M. Iqbal Hakim · Jumat, 11 September 2026 · 12.58 WIB · 176 rb pembaca

JAKARTA — Selat Hormuz kembali jadi berita pagi di meja redaksi Indonesia, bukan karena kita punya kapal di sana, tetapi karena harga minyak dan nilai tukar sampai ke pom bensin. IRGC mengklaim menghancurkan kapal tak berawak Amerika. Dua kapal lain dilaporkan kena di lepas pantai Oman. Pentagon belum menutup versi itu.
Di Dallas, konvensi midterm Partai Republik baru ditutup. Trump mengulang kalimat yang sudah beredar dua hari: perang dengan Iran akan berhenti tepat setelah pemilu. Kalimat itu dibaca pasar sebagai kalender, bukan strategi.
Yang sampai ke Jakarta
- Minyak dunia bertahan di atas US$100 — rekor empat bulan
- Rupiah pagi ini lesu di Rp17.585 per dolar AS
- Diesel ritel AS menembus US$6 per galon untuk pertama kali
Putin mendarat di India untuk KTT BRICS dengan dua perang di punggungnya: Ukraina dan Iran. Delegasi Indonesia, seperti biasa, membawa bahasa rantai pasok. Yang belum ada: jaminan selat tetap terbuka minggu depan.
Sumber terbuka: liveblog Al Jazeera dan indeks internasional CNN Indonesia. Kilat tidak mengutip klaim IRGC sebagai fakta terverifikasi — kami menuliskannya sebagai klaim, dan menahan kata “perang berakhir” sampai ada gencatan yang bisa diukur.



